Pasca-Banjir Aceh: TNI Operasikan Unit RO di Pidie Jaya Guna Atasi Krisis Air Bersih

Pidie Jaya, ACEH – Satuan tugas TNI mulai mengoperasikan kendaraan Reverse Osmosis (RO) di sejumlah wilayah terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Pidie Jaya, Sabtu (31/1/2026). Langkah ini diambil sebagai respons cepat terhadap krisis air bersih setelah sumber air warga tercemar lumpur dan material sisa bencana akhir November 2025 lalu.

Dua wilayah yang menjadi fokus utama distribusi pada akhir pekan ini adalah Desa Dayah Kleng dan Desa Manyang Cut di Kecamatan Meureudu. Kendaraan taktis RO tersebut berfungsi sebagai unit pengolahan air mobile yang mampu mengubah air permukaan menjadi air layak konsumsi dalam waktu singkat.

Instruksi Langsung Presiden

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menegaskan bahwa pengerahan unit air bersih ini merupakan instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto guna mempercepat fase pemulihan di Aceh.

“Penambahan secara maksimal truk air minum dan persediaan air bersih, terutama di lokasi paling terdampak, adalah prioritas. Presiden ingin memastikan semua warga terdampak bencana mendapatkan kebutuhan dasar tersebut tanpa penundaan,” tegas Teddy dalam keterangannya, Minggu (2/2/2026).

Sistem Jemput Bola dan Mitigasi Penyakit

TNI menerapkan strategi “jemput bola” dengan mengirimkan unit RO langsung ke titik-titik pengungsian dan desa yang terisolasi. Penggunaan teknologi filtrasi Reverse Osmosis menjamin kualitas air yang dihasilkan memenuhi standar kesehatan dan dapat langsung dikonsumsi tanpa perlu dimasak.

Langkah ini dinilai krusial sebagai upaya preventif terhadap potensi wabah penyakit pascabencana, seperti diare dan penyakit kulit, yang kerap muncul akibat sanitasi buruk.

Respons Masyarakat

Warga menyambut baik bantuan ini mengingat air sumur di wilayah tersebut masih dalam kondisi keruh dan berbau. “Bantuan air bersih ini sangat berarti. Sejak banjir, air sumur kami hitam. Untuk membeli air galon setiap hari, biayanya sangat berat bagi kami,” ungkap salah satu warga saat antre di lokasi distribusi.

Hingga saat ini, selain pengoperasian unit RO, pemerintah melalui sinergi TNI dan instansi terkait juga tengah melakukan pemetaan untuk pengeboran sumur baru sebagai solusi jangka panjang bagi infrastruktur air bersih di Aceh.