Kuala Simpang, ACEH – Upaya pemulihan pasca-bencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang terus bergulir dengan dukungan kolaborasi lintas negara. Tim Life Guard Aceh dan Flower, bekerja sama dengan konsorsium internasional Dutch Relief Alliance (DRA) serta Yayasan Penabulu, menggelar aksi kemanusiaan di Desa Bukit Tempurung, Kecamatan Kota Kuala Simpang, Kamis (23/4/2026).

Aksi ini difokuskan pada pendistribusian paket bahan pokok (sembako) guna meringankan beban ekonomi warga yang terdampak luapan air yang sempat merendam pemukiman mereka beberapa waktu lalu.
Sinergi Kemanusiaan Lintas Sektor
Kegiatan yang berlangsung di Dusun Melur, Desa Bukit Tempurung ini, menunjukkan soliditas antara relawan lokal dan lembaga donor internasional. Lena Nurismalina, salah satu relawan yang terjun langsung dalam aksi “Berbagi untuk Masyarakat”, menyebutkan bahwa kehadiran mereka bukan sekadar memberikan bantuan fisik, melainkan juga dukungan moral bagi warga.

“Kami hadir untuk berbagi dan memberikan dukungan kepada masyarakat di Dusun Melur. Kerja sama ini diharapkan mampu mempercepat masa pemulihan warga pasca-bencana,” ujar Lena di sela-sela kegiatan distribusi.
Pendistribusian Teratur di Bawah Pengawasan Perangkat Desa
Guna memastikan bantuan tepat sasaran dan berjalan tertib, proses penyaluran dipimpin langsung oleh Datok Penghulu (Kepala Desa) Bukit Tempurung, Muhammad Yunus. Didampingi oleh jajaran perangkat kampung lainnya, proses pembagian sembako dilakukan dengan sistem antrean yang teratur untuk menghindari kerumunan yang tidak kondusif.
Muhammad Yunus menyampaikan apresiasinya atas inisiatif kolaboratif yang melibatkan tim dari Belanda tersebut. Menurutnya, bantuan ini sangat krusial mengingat banyak warga yang kehilangan mata pencaharian atau mengalami kerusakan aset rumah tangga akibat banjir.
“Kami berupaya menertibkan jalannya pembagian agar semua warga yang terdampak benar-benar mendapatkan haknya secara adil. Kehadiran tim relawan ini sangat membantu meringankan beban kami di tingkat desa,” ungkap Muhammad Yunus.
Misi Pemulihan Semangat Psikologis
Di luar bantuan logistik, misi utama dari kolaborasi Life Guard Aceh, Flower, dan Dutch Relief Alliance ini adalah memulihkan semangat psikologis masyarakat (trauma healing). Penyelenggara berharap, perhatian dari berbagai pihak dapat menjadi pemicu bagi warga untuk kembali bangkit dan menata kehidupan mereka seperti sedia kala.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di Desa Bukit Tempurung terpantau kondusif. Meski sisa-sisa material pasca-banjir masih terlihat di beberapa titik, aktivitas ekonomi warga mulai merangkak normal seiring dengan bantuan yang terus mengalir dari berbagai donatur.







