Boyolali, JAWA TENGAH – Sebanyak 71 unit mobil operasional untuk Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) resmi tiba di Markas Kodim 0724/Boyolali, Jawa Tengah, pada Kamis (9/4/2026). Puluhan kendaraan yang didatangkan langsung dari India ini disiapkan untuk mendukung mobilitas dan penguatan struktur ekonomi di tingkat desa.
Dandim 0724/Boyolali, Letkol Inf Dhanu Anggoro Asmoro, menjelaskan bahwa pengadaan armada ini merupakan tahap awal untuk mendukung operasional koperasi di 71 desa. Langkah ini sejalan dengan percepatan pembangunan fisik koperasi yang tengah masif dilakukan di wilayah Boyolali.
Progres Pembangunan dan Kendala Lahan
Hingga saat ini, pembangunan unit KDMP di Kabupaten Boyolali telah mencapai 250 unit dari total target 267 desa dan kelurahan. Meski progres tergolong cepat, Letkol Dhanu mengakui masih terdapat beberapa kendala di lapangan.
- Status Lahan: Sejumlah pembangunan terkendala aturan Lahan Sawah Dilindungi (LSD).
- Aset Daerah: Proses hibah aset pemerintah daerah yang belum sepenuhnya rampung.
“Kami terus mengupayakan percepatan agar sisa desa yang belum memiliki gedung koperasi dapat segera terbangun dan berfungsi optimal,” tegas Letkol Dhanu, Kamis (9/4).
Kodim Sebagai Lokasi Transit
Terkait keberadaan puluhan mobil tersebut di markas militer, Pasiter Kodim 0724/Boyolali, Lettu Inf Nasoha, memberikan klarifikasi. Ia menegaskan bahwa pihak Kodim tidak terlibat dalam proses pengadaan maupun urusan teknis TI kendaraan tersebut.
“Peran kami hanya membantu menyediakan tempat transit sementara sebelum kendaraan diserahkan secara resmi oleh pihak vendor kepada masing-masing pengurus koperasi,” ujar Nasoha saat dihubungi melalui sambungan telepon.
Distribusi Bertahap
Berdasarkan laporan teknis, logistik kendaraan ini tiba dalam dua gelombang:
- Rabu (8/4) Malam: Sebanyak 11 unit tiba pada pukul 21.00 WIB.
- Kamis (9/4) Pagi: Sisa unit lainnya tiba antara pukul 06.00 hingga 07.00 WIB, sehingga total 71 unit telah lengkap.
Seluruh proses distribusi sepenuhnya menjadi tanggung jawab vendor. Kedepannya, penyaluran sarana prasarana pendukung lainnya akan terus dilakukan secara bertahap hingga seluruh kebutuhan operasional koperasi di Boyolali terpenuhi.


















